Di Duga Drainase Di Kerjakan asal Jadi Di Desa Kayubesar Serdang Bedagai
Serdang Bedagai;
Pembangunan proyek drainase di Desa Kayu Besar Kecamatan Kalifah yang di laksanakan menggunakan anggaran APBD Kabupaten Serdang Bedagai diduga asal jadi,kurang lebih hampir satu minggu sudah melihat ada kejanggalan dalam pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan juknis
Awal media pada saat melakukan kontrol publik di Desa Kayu Besar menemukan adanya kejanggalan dalam pekerjaan proyek drainase yang terlihat jelas adanya air yang menggenang dan mengalir dan juga bahan bahan nya tidak sesuai, akan tetapi tetap saja di pasang
Miris minimnya pengawasan dari pihak pelaksana atau pun konsultan sehingga pekerjaan proyek yang sudah bejalan tersebut di duga asal jadi alias amburadul
Salah seorang tenaga kerja saat di mintai keterangan oleh awak media mengatakan saya hanya sebatas kerja aja kang kalau pengen tau lebih jelas langsung aja temui pelaksana kebetulan beliau belum datang ke lokasi kegiatan ucap salah seorang pekerja.
Gerson Tambunan ketua Investigasi lembaga Swadaya masyarakat Gerakan Masyarakat Anti Korupsi ( Lsm GMASI ) saat di mintai keterangan meminta kepada pihak dinas terkait untuk segera meng kroscek ulang di lapangan bila mana terlihat adanya unsur kejanggalan dalam pekerjaan proyek pemerintah tersebut
Karena ini menggunakan uang negara hasil uang pajak yang di bayar. saya minta pihak dinas terkait bertindak tegas dan memberikan sangsi lebih lanjut Gerson sebagai kordinator Investigasi Sumatera DPD LSM GMASI membenarkan pekerjaan tidak sesuai dengan bistek adanya kelalaian dalam pengawasan oleh petugas pengawas dan konsultan
Semestinya mau pekerjaan dari pemerintah daerah maupun desa itu semua menggunakan uang rakyat dan harus ada pengawasan dari pihak pemerintah ungkap Gerson.
Pekerjaan tersebut menggunakan batu berkwalitas rendah alias batu koreng campuran pasir hanya berbanding empat dengan satu sak semen pemasangan batu belah hanya sebelah menempel di galengan sawah sehingga dari pekerjaan tidak rapi dan tidak akan bertahan lama hanya menghambur- hamburkan uang negara di tambah para pekerja tidak di lengkapi alat pelindung diri
Sementara papan plank proyek yang bernilai 2 Miliar diduga tidak sesuai dengan pekerjaan dilapangan
Sampai berita ini di terbitkan baik pihak pemborong ataupun dinas yang terkait belum bisa di temui.
(Red/Tim)


