IPMAT Banda Aceh mendesak keseriusan Kalaksa BPBD, Kadis Sosial Dan Camat
Acehtenggara ;
IPMAT Banda Aceh mendesak keseriusan Kalaksa BPBD, Kadis Sosial Dan Camat Ketambe Agar Betul-betul memastikan Korban dampak Banjir jangan terabaikan Satu Kepala Keluarga pun Kata Sabarudin Salah satu Mahasiswa yang sangat Peduli Kepada Generasi Merah Putih Bangsa yang ada Khususnya di kecamtan Ketambe dan kecamatan Lainnya
Karena dari hasil mereka langsung turun gunung dari Banda Aceh ke Aceh Tenggara menuju lokasi Bencana Banyak kejanggalan Tegasnya kepada Awak Media
Seharusnya Pemerintah Daerah cermat dan teliti dan mengontrol kinerja para-para OPD yang Ada kaitan dengan Bencana Daerah, Mahasiswa juga menilai Jauh Api dari panggangan artinya dilihat dari medsos dan Fhoto Dokumentasi tidak sesuai di lapangan kata mereka, Karena mereka telah melakukan wawancara langsung kewarga-warga yang ada di Daerah Desa yang ada di kecamatan Ketambe
Masyarakat masih Banyak mengeluh kan mengenai kurangnya kehadiran stik holder untuk membantu membersihkan matrial yang menimbun rumah mereka baik pasir, kerikil dan kayu-kayu dampak dari Banjir Bandeng 3 pekan yang lalu
Kalau akses vital jalan, jembatan listrik itu okey lah, tapi kalau tenda pengungsian, dapur umum, logistik Belum maksimal kami temukan kata mahasiswa dari IPMAT Banda Aceh dan Debu-debu juga masih banyak berterbangan dan bisa mengakibatkan berdampak kepada gangguan kesehatan terutama paru-paru Anak-Anak dan orang dewasa yang ada di lokasi Bencana
Bebas kan Derita dan keluhan masyarakat yang terkenak Dampak korban Bencana Banjir Bandeng di kecamatan Ketambe terutama di tiga desa, Rumah Bundar, Ketambe, Simpur jaya
Dan mahasiswa juga berharap kepada Bupati agar mencopot Stik holder yang tidak bisa melakukan dan menjalan kan tupoksi nya sebagai pelayan masyarakat korban bencana
(Red)


